Konsul Jenderal Qiu Weiwei Bertemu dengan Kadis Sosial Aceh
2020/12/23

Pada 18 Desember, Konsul Jenderal Tiongkok di Medan, Qiu Weiwei, bertemu dengan perwakilan Gubernur Aceh yang juga merupakan Kadis Sosial Aceh, Alqudri melalui pertemuan video. Kedua pihak bertukar pandangan tentang hubungan Tiongkok-Indonesia dan kerja sama antara Aceh dan Tiongkok.

 

Konjen Qiu menyatakan bahwa Tiongkok dan Indonesia saling membantu dan telah mengatasi kesulitan bersama dalam menghadapi pandemi, persahabatan tradisional semakin dikonsolidasikan dan diperdalam. Presiden Xi Jinping dan Presiden Joko Widodo telah berkomunikasi via telepon sebanyak tiga kali serta bertukar surat dan telegram. Pejabat tinggi kedua negara telah berulang kali mempertahankan pertukaran yang erat dan melakukan komunikasi yang aktif dan efektif. Kedua belah pihak mencapai konsensus penting untuk memperkuat kerja sama pencegahan pandemi dan memulihkan ekonomi. Dalam beberapa tahun terakhir, kemitraan strategis yang komprehensif antara kedua negara terus meningkat, dan kerjasama pragmatis terus berkembang, serta membawa manfaat nyata bagi kedua bangsa. Pada akhir Oktober tahun ini, Tiongkok membuat rencana sistematis dan penggelaran strategis untuk pengembangan tujuan jangka panjang tahun 2035 serta pembangunan ekonomi dan sosial selama periode Rencana Lima Tahun ke-14. Tiongkok akan dengan tegas menerapkan konsep pembangunan baru, secara aktif membangun struktur pembangunan baru, dan terus menjalin kerjasama yang baik dengan setiap negara termasuk Indonesia untuk bersama-sama memajukan pembangunan yang berkualitas. Konsulat Jenderal Tiongkok bersedia mempererat komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Aceh untuk lebih mendorong kerjasama pragmatis kedua belah pihak di bidang pembangunan infrastruktur, pertanian, pariwisata dan lainnya.

 

Dalam pidatonya mewakili gubernur, Kadis Sosial Aceh, Alqudri menyatakan bahwa hubungan persahabatan antara Aceh dan Tiongkok dapat dilacak kembali sejak abad ke-13. Pertukaran kedua belah pihak di bidang ekonomi, perdagangan dan budaya memiliki sejarah yang panjang, dan kerjasama terus berlanjut dalam beberapa tahun terakhir. Pada saat terjadi pandemi, Pemerintah Provinsi Aceh membentuk badan khusus penanggulangan pandemi secara tepat waktu dan menjalin hubungan baik dengan Tiongkok, diyakini bahwa bantuan yang diberikan oleh Konsulat Jenderal Tiongkok akan membantu masyarakat setempat. Pemerintah Provinsi Aceh sangat mementingkan integrasi dan pengembangan semua suku dan agama, serta berharap dapat terus memperkuat pertukaran dengan Tiongkok di berbagai bidang, terutama kerja sama di bidang fasilitas umum pengurangan bencana, agar dapat memberi manfaat bagi kedua bangsa.