Konsul Jenderal Qiu Weiwei Bertemu dengan Gubernur Lampung
2020/11/05

Pada 4 November, Konsul Jenderal Tiongkok di Medan, Qiu Weiwei bertemu dengan Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi melalui pertemuan online. Kedua belah pihak bertukar pandangan tentang hubungan Tiongkok-Indonesia dan kerja sama pencegahan pandemi.

Konjen Qiu menyatakan bahwa Tiongkok dan Indonesia memiliki hubungan persahabatan tradisional. Selama 70 tahun terakhir sejak pembentukan hubungan diplomatik, persahabatan antara kedua negara telah membuat kemajuan yang berarti, pertukaran serta kerja sama terus diperluas. Dalam beberapa tahun terakhir, di bawah kepemimpinan tegas Presiden Xi Jinping dan Presiden Joko Widodo, rasa kepercayaan politik antara kedua pihak terus terkonsolidasi dan kerja sama yang saling menguntungkan terus diperdalam. Dalam menghadapi pandemi, kedua negara terus bersama dan secara aktif memperkuat kerja sama dalam memerangi pandemi dan menghidupkan kembali kerja sama ekonomi. Hubungan bilateral telah berkembang dan membuat kemajuan yang stabil. Baru-baru ini, Anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi masing-masing bertemu dengan utusan khusus Presiden Indonesia yang juga merupakan pemimpin kerja sama dengan Tiongkok, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. Kedua belah pihak melakukan perbincangan serius untuk memperdalam kerja sama pencegahan pandemi dan mendorong kemitraan strategis komprehensif kedua negara ke tingkat yang baru di era pasca-pandemi. Perusahaan kedua negara melakukan kerja sama dalam pengembangan, produksi, dan alih teknologi vaksin covid-19 dan diyakini akan menjadi salah satu negara pertama yang menggunakan vaksin tersebut.

Konjen Qiu juga menyatakan saat ini memerangi pandemi, menstabilkan ekonomi, dan memastikan mata pencaharian masyarakat merupakan tugas berat yang sedang dihadapi semua negara. Selama semua negara saling membantu dan bekerja sama, pasti akan mampu mengatasi pandemi, mempertahankan tanah air bersama, dan berkontribusi pada pembangunan komunitas senasib umat manusia. Konsulat Jenderal Tiongkok bersedia bekerja sama dengan rakyat Indonesia untuk memerangi pandemi dan pemulihan ekonomi. "Rencana Lima Tahun ke-14" Tiongkok mengusulkan untuk terus meningkatkan tingkat keterbukaan secara komprehensif dan mendorong pengembangan konstruksi bersama "Satu Sabuk Satu Jalur" yang berkualitas tinggi. Konsulat Jenderal Tiongkok ingin terus memperkuat pertukaran dan kerja sama dengan Provinsi Lampung di bidang ekonomi, perdagangan dan budaya, serta bekerja sama dengan pemerintah provinsi untuk meningkatkan kemitraan strategis yang komprehensif antara Tiongkok dan Indonesia.

Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi menyatakan Pemprov Lampung dan Konsulat Jenderal Tiongkok selalu menjalin komunikasi dan hubungan yang baik, kedua belah pihak juga telah melakukan kerjasama industri di bidang ekonomi, perdagangan, pertanian, budaya, dan pariwisata. Provinsi Lampung kaya akan sumber daya pertanian dan pariwisata, dan terdapat ruang yang besar untuk pembangunan. Pemerintah provinsi menyambut baik perusahaan Tiongkok untuk berinvestasi dan bekerja sama. Diharapkan hubungan persahabatan kedua belah pihak dapat terus diperdalam dan kerjasama pragmatis di berbagai bidang antara Provinsi Lampung dengan provinsi dan kota di Tiongkok dapat terus dijalankan.

Konjen Qiu mewakili Pemerintah Tiongkok menyumbangkan barang kebutuhan hidup pokok (sembako) untuk Provinsi Lampung dengan tujuan membantu masyarakat setempat yang sedang mengalami kesulitan. Media utama lokal Provinsi Lampung, Lampung Post dan media lainnya juga ikut melaporkan berita terkait kegiatan di atas.