Tiongkok Selalu Prioritaskan Keamanan dan Efektivitas Vaksin
2020/12/29

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Zhao Lijian dalam jumpa pers rutin kemarin (28/12) mengatakan, pemerintah Tiongkok sangat memperhatikan keamanan dan efektivitas vaksin, dan akan memberikan kontribusi dalam mewujudkan aksesibilitas dan keterjangkauan vaksin.

Dilaporkan, negara-negara kaya diperkirakan telah memesan 9 miliar dosis vaksin dari sekitar 12 miliar dosis yang tersedia di seluruh dunia tahun depan. Bagi kebanyakan negara yang masih belum memperoleh vaksin, vaksin Tiongkok kemungkinan besar merupakan satu-satunya pilihan, akan tetapi keefektifan vaksin Tiongkok tetap diragukan di sejumlah negara. Zhao menekankan bahwa perusahaan produsen vaksin Tiongkok melakukan penelitian vaksin dengan ketat menerapkan hukum ilmiah dan tuntutan pengawasan serta berdasarkan hukum dan peraturan, dan melakukan kerja sama internasional berdasarkan patokan internasional, hukum dan peraturan terkait.

Data uji klinis sejauh ini menunjukkan, vaksin Tiongkok memiliki keamanan dan efektivitas yang relatif memuaskan. Selain itu, hasil riset berwibawa menunjukkan, vaksin inaktif Tiongkok dapat disimpan dan diangkut dengan sistem pendingin yang memadai, tidak menambah biaya transportasi dan mudah dimasyarakatkan.

Berbicara tentang kerja sama internasional vaksin, Zhao Lijian mengimbau masyarakat internasional agar menanamkan ide menang bersama, mengesampingkan pikiran zero-sum, bersama-sama menentang perbuatan egois yang merugikan orang lain, menentang penumpukan vaksin secara besar-besaran dan monopoli yang kasar, lebih-lebih menentang nasionalisme vaksin. Pihak Tiongkok bersedia bekerja sama dengan berbagai negara untuk menghasilkan lebih banyak vaksin yang aman dan efektif, bersama-sama memberikan kontribusi dalam mewujudkan aksesibilitas dan keterjangkauan vaksin.